0
  • An empty cart

    You have no item in your shopping cart

Enter your keyword

post

“Rencana Pembangunan Tembok Di Sepanjang Gaza”; Apakah Tanda Perang?

“Rencana Pembangunan Tembok Di Sepanjang Gaza”; Apakah Tanda Perang?

israHell telah mengungkapkan pembangunan dinding bawah tanah dengan dilengkapi sensor sepanjang 60 km perbatasan Jalur Gaza, ini menandakan sebagai langkah perlawanan terhadap terowongan Hamas yang mampu menembus keluar dari wilayah pesisir tersebut.

Media israHell mempublikasikan beberapa penyingkapan terbaru oleh militer pada hari Kamis mengenai proyek tersebut, dengan dana $1.1bn dan akan rampung dalam 2 tahun di bawah jadwal yang ketat dan dipercepat.

Dinding bawah tanah tersebut, rencananya akan dibangun dari beton dan akan dicoba dilengakapi dengan sensor, diharapkan mampu mencapai lusinan meter menghujam ke dalam tanah dan berdiri 6 meter di atas tanah.

israHell mendeskripsikan itu sebagai pengimbang untuk menghalau roket jarak dekat, sehingga dapat menumpulkan alat-alat Hamas dalam menantang angkatan bersenjata superiornya.

Surat kabar israHell Haaretz melaporkan bahwa dalam beberapa bulan terakhir, israHell telah membawa tenaga kerja asing dan mengkontrak perusahaaperusahaan untuk meratakan kawasan di sekitar perbatasan.

“Saya pikir pihak lain harus mengevaluasi kembali situasi mengingat konstruksi penghalang ini,” kata chief israHell bagian selatan Mayor Jendral eyal Zamir.

“Jika Hamas memilih untuk berperang di luar penghalang, itu akan menjadi alasan berharga (bagi israHell) untuk maju berperang. Namun penghalang akan tetap dibangun.”

Hamas menuduh israHell memancing peperangan.

Ancaman detail israHell yang tidak jelas menyusul peluncuran roket pada hari Selasa yang dengannya tidak menyebabkan bahaya apapun terhadap israHell dan tidak satupun kelompok Palestina yang mengklaim serangan tersebut. israHell justru menanggapinya dengan serangan udara terhadap fasilitas Hamas yang menyebabkan 7 orang terluka.

Gejolak seperti ini relative langka sejak terakhir kali serbuan israhell ke Gaza di tahun 2014,

Namun saat kemiskinan Gaza dan arus politik semakin dalam, kedua pihak khawatir konflik lain Meletus.

‘Target militer yang sah’

Israel juga mengatakan bahwa mereka telah memetakan persekongkolan bersenjata yang tersembunyi di bawah lokasi sipil di daerah kantong Palestina yang mungkin diserang di setiap perang baru.

Pihak Militer mempublikasikan foto udara dan koordinat dua bangunan Gaza yang diduga bahwa Hamas menggunakannya sebagai penutup jaringan terowongan. Salah satunya, dikatakan, adalah rumah dari salah satu keluarga Hamas, terhubung ke sebuah Mesjid oleh sebuah Lorong rahasia.

“Dua target tersebut, sejauh yang saya perhatikan, adalah target militer yang ‘sah’ dan menandakan dimulainya perang, setiap orang didalamnya tengah membahayakan dirinya sendiri, keluarganya, dan tanggung jawab (kesejahteraan mereka) akan dibebankan pada Hamas,” kata Zamir dalam rapat terpisah untuk jurnalis asing.

Juru bicara Hamas Fawzi Barhoum mengatakan pernyataan-pernyataan israHell dengan “kedustaan dan rekayasa belaka yang bertujuan merusak citra gerakan perlawanan Palestina dan membenarkan alasan pembunuhan masal ribuan warga sipil Palestina”.

Lebih dari 2,100 warga Palestina, mayoritas warga sipil, dibunuh pada perang tahun 2014, menurut kementrian kesehatan Gaza. 67 tentara israHell dan 6 warga sipil israHell mati.

Sebuah zona penyangga baru di dalam wilayah Israel, dengan lebar puluhan meter, akan memberi waktu ekstra untuk merespons dengan cara merampas terowongan Hamas selama perang dengan target di perbatasan.

Media Israel mengatakan pada hari Kamis bahwa militer tersebut juga berencana untuk membangun penghalang bawah air di Laut Tengah untuk mencegah infiltrasi dari Gaza melalui laut.

Source: Al Jazeera dan news agencies

No Comments

Add your review

Your email address will not be published.