Ahmad Manashira (16 tahun), dari Beit Hanina, utara AlQuds yang diduduki, hari Sabtu (13/10) kemarin, memasuki tahun keempatnya di dalam penjara Israel.

Manashira ditangkap Israel pada tanggal 12 Oktober 2015 lalu. Penangkapan terjadi saat ia baru kembali pulang dari sekolahnya bersama dengan sepupunya, dan tiba-tiba saja pasukan Israel melepaskan tembakan ke arah keduanya hingga menyebabkan sepupunya meninggal dunia dan Manashira mengalami luka parah. Keduanya dituduh melakukan penikaman terhadap pemukim Yahudi dekat pemukiman “Pisgat Ze’ev”, yang berdiri di atas tanah desa-desa Hizma dan Beit Hanina di AlQuds yang diduduki.

Pengadilan Israel memutuskan menahan Ahmad selama 12 tahun, dan memaksanya untuk membayar jaminan kurang lebih 280.000 Shekel. Setelah membayar jaminannya, hukuman kemudian dikurangi menjadi sembilan setengah tahun.

Zionis Israel menangkap Ahmad, yang umurnya bahkan belum sampai 12 tahun saat peristiwa penangkapan itu terjadi. Ia juga sempat menjadi sasaran upaya pembunuhan Zionis Israel, ditembak hingga mengalami cedera, dan dibiarkan terbaring di tanah dengan pendarahan lebih dari setengah jam, sebelum kemudian dipindahkan Israel ke Rumah sakit. Meski lukanya belum sembuh total, Zionis Israel langsung memindahkannya ke pusat tahanan dan investigasi.

Sumber: alquds-online.org

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here