Palestina terletak di bagian barat benua Asia yang membentang antara garis lintang meridian 15-34 dan 40-35 ke arah timur, dan antara garis lintang meridian 30-29 dan 15-33 ke arah utara. Dari arah utara dibatasi oleh Libanon, dari arah timur laut dibatasi oleh Suriah, dari arah timur dibatasi oleh Yordania, dan dari arah selatan dan barat daya dibatasi oleh Mesir dan dari arah barat oleh dibatasi laut Mediterania. Palestina bentuknya memanjang, dari utara ke selatan panjangnya sekitar 430 km, adapun lebarnya dari arah utara berkisar 51 sampai 70 km, dari tengah berkisar 72 sampai 95 km, dari bagian selatan lebarnya mencapai 117 km.

Palestina memiliki posisi center dan sangat strategis, yaitu sebagai penyambung antara tiga benua besar: Asia, Afrika dan Eropa. Dan sebagai titik pertemuan dua sayap dunia Islam, itulah karenanya  Palestina sepanjang sejarahnya merupakan jembatan penghubung antara kelompok-kelompok manusia.

Karena lokasinya terletak di pertengahan negara-negara Arab, Palestina membentuk kombinasi geografis yang natural dan humanistik bagi medan terestrial yang luas yang memuat kehidupan orang-orang asli Badui di wilayah selatan dan gaya pendudukan yang sudah lama di bagian utara.

Tanah Palestina punya keistimewaan dibanding dengan daerah lain karena merupakan bagian dari tempat tinggalnya manusia pertama, tempat diturunkannya semua agama samawi, tempat di mana peradaban kuno muncul, menjadi jembatan aktifitas komersial dan tempat penyusupan ekspedisi militer di sepanjang era bersejarah yang berbeda. Lokasi strategis yang dinikmati Palestina memungkinkannya untuk faktor penghubung antara berbagai benua bagi dunia kuno Asia, Afrika dan Eropa.

Lokasi komersial penting yang terus dinikmati oleh Palestina karena ia menjadi titik temu yang menghubungkan antara lingkungan musiman dan sirkular di wilayah Selatan Asia dan Timur Dekat di satu pihak dan lingkungan Laut Tengah, Eropa Tengah dan Barat di pihak yang lain. Namun tidak diragukan lagi, bahwa perbedaan lingkungan dengan produk-produk yang berbeda memberikan kontribusi yang besar terhadap transaksi komersial. Dengan demikian lokasi Palestina menghubungkan peradaban cocok tanam (pertanian) Timur dengan peradaban industrial Barat. Maka dari itu, Palestina menjadi jalan perdagangan internasional dan sebangsa pelancong lainya yang penting, baik itu untuk jalur darat, laut dan udara.

Dalam kondisi  baik damai maupun perang, lokasi Palestina sangatlah signifikan. Pada zaman kuno dahulu, Palestina merupakan salah satu route perdagangan internasional yang terpenting. Ia menghubungkan tempat peradaban Lembah Nil dan wilayah Selatan negeri Syria dan Iraq pada bagian lainnya. Palestina selalu saja menjadi tempat berlalu lalangnya kafilah pedagang baik dahulu kala ataupun pada zaman setelah kedatangan Islam. Kafilah Arab pada musim panas zaman dahulu selalu berjalan dari jazirah Arab menuju arah Palestina  sebagai bagian dari apa yang disebutkan oleh Al Qur’an yaitu perjalanan di waktu musim panas dan dingin..

Dari aspek militer, lokasi Palestina juga penting karena secara faktual bahwa wilayah ini adalah pusat berbagai ekspedisi militer yang terjadi. Ini dianggap penting karena memang negara-negara asing telah menjadikannya sebagai route dalam invasi-invasi militer yang mereka lakukan. Banyak bangsa-bangsa dan kekuatan asing telah menduduki Palestina seperti Babylonia, Ashouria, Al Hethyeen, Parsia, Yunani dan Romawi yang pada akhirnya menyatu dalam wadah negara Islam Raya dan menjadi bagian yang tak terpisahkan darinya.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here