0
  • An empty cart

    You have no item in your shopping cart

Enter your keyword

post

Larangan Bantuan Internasional

Larangan Bantuan Internasional

AS telah memutus bantuannya ke Palestina sejak 16 Februari, bahkan sebelum pemerintahan Hamas dibentuk, sementara israHell bergerak memaksakan dijatuhinya sanksi ekonomi terhadap Palestina pada 19 Februari. 7 April, Uni Eropa menerapkan langkah serupa. Baik Kanada maupun Jepang tidak ketinggalan ikut menghentikan bantuan logistiknya masuk Palestina.

Blokade ekonomi terhadap Palestina ditujukan untuk menghancurkan popularitas Hamas. Sadar akan strategi tersebut, Hamas berusaha mencari solusi ‘kekalutan ekonominya’ melalui dukungan negara-negara Arab dan Dunia Muslim yang menyambut antusias faksi pemenang pemilu tersebut. Akan tetapi, tekanan internasional yang begitu intens dan diberlakukannya segala cara termasuk ancaman hukuman ke berbagai instansi jasa keuangan dan Bank semakin menyulitkan langkah Hamas.

Walaupun dana pembayaran gaji berhasil ditemukan, namun sangat sulit untuk bisa memasukannya ke wilayah Palestina. Sebagai contoh, Pemerintahan Mesir kala itu mengizinkan PM Haniya memasuki Gaza hanya dengan syarat bahwa ia mesti menyerahkan dana yang ia kumpulkan dari kunjungan luar negerinya ke Iran dan Saudi Arabia.   

Haniya diserang oleh pasukan keamanan afiliasi Fatah ketika ia melintasi perbatasan menuju Gaza pada tanggal 15 Desember 2006 setelah sebelumnya meninggalkan 35 juta dolar yang ia bawa di Mesir. Pengawal Haniya tewas dan anaknya mengalami luka-luka akibat insiden di atas.

No Comments

Add your review

Your email address will not be published.