Sabtu (27/10), pihak intelijen Israel kembali menyerbu tempat tinggal gubernur AlQuds, Adnan Gaith, untuk yang ke-5 kalinya, dengan dibantu oleh pengawalan ketat dari pasukan militer Israel.

Jurnalis kami di AlQuds melaporkan, bahwa pasukan Israel menyerbu rumah Gaith di distrik Wadi al-Jauz, untuk memeriksa dan memastikan bahwa Gaith menjalani hukumannya sebagai tahanan rumah, dengan masa tahanan 7 hari.

Sebelumnya, Gaith ditangkap pasukan Israel, setelah diawasi secara khusus di distrik Beit Hanina, Utara AlQuds, sejak pekan lalu. Kemudian pihak Zionis Israel menangkap dan menahannya untuk kepentingan interogasi di pusat penahanan “Maskoubiya” Israel, di barat AlQuds. Ia dituduh melakukan pengejaran terhadap investor real estate Yahudi di AlQuds.

Setelah dua hari ditahan, Pengadilan Distrik Pusat AlQuds lalu mengadakan sidang. Hasil sidangpun memutuskan untuk membebaskan Ghaith dengan syarat menjadi tahanan rumah di luar kota Silwan, sebelah selatan Masjid Al Aqsa.

Sumber: alquds-online.org

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here