0
  • An empty cart

    You have no item in your shopping cart

Enter your keyword

post

Dimanakan Titik Temu Hamas & Fatah.?

Dimanakan Titik Temu Hamas & Fatah.?

Pemerintahan (Hamas) mesti menghadapi musuh dari dalam. Mayoritas birokrat dan pegawai negeri dalam Otoritas Palestina, yang merupakan anggota Fatah, menghiraukan otoritas yang dimiliki menteri-menteri dalam Pemerintahan Hamas. Sebagai bentuk respon, Menteri Dalam Negeri, Said Seyam, mendirikan sebuah unit keamanan yang dikenal dengan “satuan eksekutif,” tentunya dengan persetujuan Abbas terlebih dahulu. Unit tersebut bertugas mengimplementasikan kebijakan-kebijakan keamanan Menteri dan menjaga ketertiban publik di Jalur Gaza.

Satuan-satuan keamanan Otoritas Palestina dan pelbagai kelompok bersenjata afiliasi Fatah bereaksi keras dan tegas terhadap unit sekuriti bentukan terbaru tersebut. Situasi berubah kacau bersamaan dengan ratusan jiwa terbunuh dan terluka selama bentrokan berlangsung antar faksi-faksi bersenjata tersebut. Menurut beberapa tokoh independen dari kalangan  Dewan HAM Palestina menyebutkan bahwa 322 jiwa tewas selama Januari-November 2006, dengan 236 kematian terjadi di Jalur Gaza, dan 86 di Tepi Barat.

Usaha-usaha menuju perdamaian acapkali berujung gagal. Prakarsa pedamaian paling penting ialah perjanjian yang ditanda tangani di kota suci Mekah, namun hanya beberapa minggu setelah deklarasi perjanjian, pimpinan Hamas mendapati dirinya tengah dalam agenda percobaan pembunuhan, peristiwa tersebut mendorong Hamas untuk mendeklarasikan status darurat pada 8 Februari 2007, serta menonaktivkan seluruh institusi yang dimiliki pemerintahan Otoritas Palestina di Gaza.

Benturan antara kedua kubu, yang hampir selevel perang saudara (Civil War), diterjemahkan oleh Fatah sebagai “sebuah upaya kudeta oleh Hamas demi merebut kekuasaan absolut,” sementara Hamas membaca situasi tersebut sebagai” ketidakpuasan dan ketidaksenangan pemerintahan Hamas atas lingkaran Fatah yang main mata dengan israHell.”

Pemerintahan Hamas menghadapi pelbagai gangguan dikemudian hari dengan campur tangan israHell dalam bentrokan maupun penangkapan tokoh-tokoh penting di Tepi Barat, termasuk deputi dan kabinet Menteri. Hasilnya, ketertiban umum di Jalur Gaza dan Tepi Barat terguncang.

No Comments

Add your review

Your email address will not be published.