Hamza Said Syehadeh al-Kaluti (48 tahun), dari Beit Hanina, utara AlQuds, ditahan Israel pada tanggal 11 September 2001 lalu. Ia didakwa atas keterlibatannya dalam sejumlah aksi dengan Brigade Al-Qassam, dan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

Hamza melanjutkan studinya di dalam penjara Israel. Ia memperoleh gelar sarjana, magister dan doktor dalam bidang media informasi. Hal itu dilakukannya untuk kemudian dapat membantu para tahanan dan keluarganya yang terdzalimi.

Hari Selasa (11/9) kemarin, Hamza memasuki tahun ke 18-nya di dalam penjara Israel. Selama itu pula ia menjadi tahanan yang terabaikan dalam penanganan medis yang seharusnya didapatkan. Hamza sendiri merupakan salah satu tahanan sakit yang membutuhkan pengobatan berkala dan seharusnya menjalani operasi.

Sumber: alquds-online.org

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here