Forum tawanan Palestina melaporkan, IsraHell menahan 19 ibu-ibu Palestina di dua penjara, Hasyaron dan Damona.

Dalam keteranganya bersamaan dengan hari ibu sedunia, forum tawanan Palestina menyatakan, pemerintah Zionis melarang sebagian tawanan wanita Palestina dikunjungi pihak keluarga, sebagai bentuk pengekangan terhadap kebebasan.

Para tawanan wanita dilarang menggunakan fasilitas kunjungan terbuka bagi para tawanan sehingga tak dapat ketemu sama anak-anak mereka, disamping larangan penggunaan telepon dan pengiriman surat tertulis.

Sementara itu, tawanan terluka Ublah Adam (46 tahun) asal Hebron, seorang ibu yang paling banyak putra putrinya dibanding dengan tawanan lainya yang berjumlah sembilan. Yang paling kecil  berusia tiga tahun saat ia ditahan di penjara. Nisrin Hasan (38 tahun) dari Haifa dilarang dikunjungi anak-anaknya yang berjumlah tujuh orang. Semuanya tinggal di Gaza paling kecil baru berusia sembilan bulan saat ia ditahan. Terakhir tawanan Jaudah Abu Mazen (45 tahun) yang ditangkap bersama-sama suami dan anaknya secara bersamaan.

 

Pusat Informasi Palestina

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here