Menurut data statistik yang dikeluarkan Pusat Studi AlQuds untuk Palestina dan Israel, pada hari Kamis (4/10), menyebutkan bahwa selama bulan September kemarin, pasukan Israel telah menghancurkan 14 unit bangunan di berbagai wilayah di Tepi Barat dan AlQuds. Termasuk diantaranya memaksa warga Palestina untuk menghancurkan sendiri bangunan rumahnya.

Otoritas Israel terus menerapkan sistem rasisnya terhadap rakyat Palestina. Mereka menyita tanah warga dan bongkar paksa bangunan rumah dan pertokoan, selama bulan september tahun 2018.

Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa, setelah menyita dan membongkar tempat tinggal serta bangunan warga Palestina lainnya, otoritas Israel kemudian bangun ribuan unit rumah baru untuk pemukim Yahudi dan jalan khusus untuk para pemukim Yahudi di wilayah Tepi Barat.

Tindakan Israel ini membuat tempat tinggal dan tanah milik rakyat Palestina sendiri tergeser sedikit demi sedikit ke dalam “Garis Hijau”. Ini merupakan taktik Zionis Israel untuk mengusir rakyat palestina, seperti yang terjadi di wilayah komunitas Badui Palestina di Khan al-Ahmar, timur laut AlQuds.

Sumber: alquds-online.org

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here